Kita telah diracuni kata ‘cuma/hanya’….


Menurut kamus besar bahasa indonesia kata ‘cuma’ berarti hanya; tak lebih dari. dalam kehidupan sehari-hari kita seringkali menggunakan kata cuma/hanya. contoh penggunaan kalimat yang sering kita gunakan ‘ Pak, masak hanya gara-gara spion saya satu lantas di tilang!’ atau ‘motor saya mengkonsumsi BBM per-50km cuma 1 liter’ atau ‘sepeda motor saya hanya ini, oleh karena itu saya rawat baik-baik’. Itu adalah beberapa penggunaan kata cuma/hanya.

Mengapa kata ‘cuma/hanya’ yang kita bahas?

karena kata ini dapat mempengaruhi psikologis manusia

lah kok bisa?

Bisa saja! Begini penjelasannya, dengan kita menggunakan kata ‘cuma/hanya’ maka secara tidak langsung kita mengecilkan/menyepelekan sesuatu. Akhirnya orang yang menggunakan juga terpengaruh, menganggap sesuatu itu sepele atau sederhana.

Apa hubungannya dengan dunia otomotif?

dunia otomotif, mau tidak mau harus bersinggungan dengan dunia bisnis, ekonomi, perdagangan. dalam dunia bisnis, pasti segala sesuatunya diperhitungkan dengan hitungan untung atau rugi. dan karena ini, maka segala sesuatunya ada ‘harga’ nya. Nah, dalam soal harga inilah pengunaan kata ‘cuma/hanya’ sangat perlu untuk digunakan.

contoh kasus

CBR 250 HANYA di jual 39,9 juta, cmiiw.

Penjelasan

Orang gila mana yang berpikir bahwa uang sebesar 39,9, cmiiw, adalah sedikit. Bahkan seorang gayus pun pasti berpikir bahwa uang segitu tidak sedikit. Coba banyangkan jika uang itu di belikan nasi bungkus seharga sepuluh ribuan, brapa bungkus yang kita dapatkan? atau uang segitu kita belikan cendol! berapa gerobak yang kita dapatkan?!

Beberapa waktu yang lalu dunia maya digemparkan dengan peluncuran CBR250 dan banyak blogger yang membahas ini dan terheran-heran karena CBR250 ‘hanya’ dijual seharga 39,9 untuk versi non-ABS, cmiiw. Dengan semakin banyak yang menggunakan kata ini, maka seakan-akan, harga CBR sangat murah, walaupun sebenarnya tidaklah murah. Psikologi kita telah teracuni oleh kata ‘cuma/hanya’.

dan masih ada beberapa contoh lainnya, misalnya NMP hanya dijual 19,5 juta, atau Byson dijual hanya 19,9 juta atau iklan-iklan lainnya.

Pertanyaannya adalah…

Apakah hal ini bukan termasuk ke dalam PEMBODOHAN MASYARAKAT????

 

Iklan

25 Responses to Kita telah diracuni kata ‘cuma/hanya’….

  1. Shark berkata:

    hanya pertamaaaaaxxxx….

    Suka

  2. zaqlutv berkata:

    jarno ae, ra tuku.. :mrgreen:

    Suka

  3. haha
    emang bener kang

    Suka

  4. dolanclinick berkata:

    sip deh
    ada ilmu baru

    Suka

  5. nobody berkata:

    Kekuatan FreeMason Yahudi bermain di balik aksi Anggodo, Gayus, dll.?
    Semua orang sepertinya berusaha untuk saling menutupi agar kedok anggota mafia FreeMason utamanya tidak sampai terbongkar.
    Jika memang benar demikian, maka tidak akan ada yang bisa menangkap dan mengadili Gembong tersebut -di dunia ini- selain Mahkamah Khilafah!
    Mari Bersatu, tegakkan Khilafah!
    Mari hancurkan Sistem Jahiliyah dan terapkan Sistem Islam, mulai dari keluarga kita sendiri!

    Suka

  6. Angga berkata:

    Salam kenal masbro, saya hampir beli nih motor tapi ga jadi. Saat ini uang yang saya kumpulkan kira2 cukup buat beli pulsar 220 (yg masih ditunggu kedatangannya) dgn asumsi cicilan 11 x 1jt. Tadinya sempet kepikiran buar beli CBR yg non ABS, kira2 kebeli asalkan dengan jumlah cicilan yg sama dgn tenor maksimum (35x). Tapi dipikir2 lagi… kayanya kebutuhannya belum sampai situ deh šŸ˜›

    http://spaceromantic.wordpress.com/2011/02/25/harga-p220-masih-digodok-mungkinkah-bakal-dibrojolin-bajaj-maret-ini/

    Suka

  7. vixionr15 berkata:

    Hm….emang cara omong orang indonesia menurutku bro…Contohnya, kalo orang indonesia kena bencana, pasti selalu ngomong dengan kata “untungnya” ex: “untung saya ga ke sana, kalo engga bisa modiaaar saya” :mrgreen: kalo di dunia otomotif, kalo kita lagi kecelakaan bangun dari jatuh pasti ngomong begini : “untung saya pake perlengkapan/protektor safety riding jadi saya ga modiiiaaar” :mrgreen:

    Suka

    • kang_ulid berkata:

      yup anda benar… orang indonesia emang terkesan selalu menyepelekan sesuatu, penggunaan kata untung atau hanya, entah memang kita mampu atau hanya satir (sebenarnya kita ga’ mampu tapi dimampu2kan), cmiiw

      Suka

  8. mungkin karena dibandingkan dengan fiturnya…harga tersebut masuk kategori murah…. lebih rendah dari ekspektasi orang kebanyakan….jadi pakai “hanya”

    http://extraordinaryperson.wordpress.com/

    Suka

  9. yudibatang berkata:

    Hhhmmm… inspirasinya dapat dari mana nih kang? harus Change nih… nice ingpo kang šŸ˜€

    Suka

  10. Bedunduk berkata:

    Kalo cuma-cuma atau gratis kan enak kang hehe

    Suka

  11. Busa_tio berkata:

    Mungkin hampir sama dengan kata “saja/aja”.
    Bedanya dalam pengucapan/penulisan, kalo “hanya/cuma” penempatannya sebelum kata keterangan, kalo “saja” sesudah kata keterangan.

    Karna aku juga sering terpengaruh dengan penggunaan kata itu di saat transaksi jual-beli. Misalnya, “Harga pensilnya 1 berapa Pak?” trus dijawab, “5000 saja”.

    Na dari jawaban itu, kalo aku ngga tau harga pasaran pensil, otakku langsung menganggap bahwa harga pensil itu murah. Padahal bisa aja harga pasaran pensil itu “cuma” 1000.

    Satu kata tapi punya efek dahsyat…

    Suka

  12. SL.com berkata:

    Bro.. pastikan bisa ikut test-ride Bajaj Pulsar 220 DTS-i di Sentul. Info lengkap ada disini: http://stephenlangitan.com/2011/03/khusus-blogger-otomotif-test-ride-bajaj-pulsar-220-dts-i/

    Suka

  13. Amamoto berkata:

    apalagi pake kata 15ribuan, padahal nyatanya 15.900 masih ditambah pajak 10% jatuhnya 17.490 … capek deh

    Suka

  14. willykk berkata:

    biasa laaghh itu hanya / cuma strategi / tactix dagang si pendjoeal barang(motor) kalo maoe lebih dahsjat pake model sexy šŸ˜†

    ayou2 dong mas dibeli dhong barangnya šŸ˜†

    Suka

Silahkan Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: