GL-Pro dan Kearifan lokal


Kemarin saya seharian berada di bengkel las, untuk memperbaiki bracket box yang patah. Pertama sich heran kenapa kok bisa patah?! tapi setelah reka ulang kejadian, tuh bracket patah gara-gara over load. beberapa waktu yang lalu, saya pergi ke malang dengan membawa barang banyak banget, terhitung pakan hamster 3,5 kg, kue-kue sekitar 2,5 kg, baju+peralatan mandi sekitar 5 kg, kemudian di tambah beberapa barang lagi sekitar 1 kg. Dan ini diperparah jalan dari situbondo-malang penuh dengan lobang (huh heran dech, kapan lubang-lubang itu mau diperbaiki?). Patah dach…

Saya tidak akan bercerita lebih jauh lagi tentang bracket box yang patah. Sory, lain kali aja ya…!

Sedang enak-enaknya pusing-pusingnya ngerancang ulang tuh bracket, tiba-tiba muncul sesosok manis… hmmm…. saya pun tertarik untuk memperhatikan, kemudian mendekati kemudian berkenalan kemudian foto-foto kemudian… (duh kebanyakan kemudian nich…!) kemudian silahkan nikmati foto-foto berikut ini

basisnya adalah honda GL-Pro 160cc.

yup anda benar…! motor ini bisa dikatakan sebagai mbahnya mega pro seri awal. saya sempat nyoba nich motor, tarikan awalnya galak banget, sementara topspeed tidak bisa saya raih karena saya hanya nyoba sekitar 100m, kemudian ban profil tahu sangat tidak nyaman digunakan di aspal (seperti ban kempes). secara keseluruhan motor ini sudah bagus karena body beli satu set dan tinggal masang. Tapi… setelah saya amati ada sesuatu yang mengganjal yaitu… lihat sendiri ya

hahahaha…. yup anda benar manifold terbuat dari kayu… ada-ada aja. saya memandangnya sebagai salah satu kearifan lokal, hehehehe….

27 Responses to GL-Pro dan Kearifan lokal

  1. bagus bodyne, tapi mesine koyo tigerku… Korengan…

    Suka

  2. azizyhoree berkata:

    woohh manifold kayu??? harus dikasih treebond yg banyak tuhh biar ga bocor ;mrgreen:

    Suka

  3. azizyhoree berkata:

    aku juga pengen bikin beginian buat mblakrack blusukan ke alas 😀

    Suka

  4. Darmawan berkata:

    Wah kayu itu darurat, apa permanen kang? Nggak khawatir bocor tuh ckck

    Suka

  5. #99 bro berkata:

    kreatif bener orang orang indonesia itu..

    Suka

  6. Deede berkata:

    Salam kenal mas Bro ….. ternyata Sitobondo punya blog juga…
    dari tetangga nih.. bondowoso…
    he..he.. kearifan Lokalnya layak juga diapresiasi… 🙂

    Suka

  7. NanaRedPr☺. berkata:

    GL series mang mantaf surantaf*masuk kategori nyales gak ya?*
    SALAM KARET BUNDAR™

    Suka

  8. gogo berkata:

    kreatif dah, biasany di desa ” bnyk ginian buat masuk hutan

    Suka

  9. Krisna Shop berkata:

    baru baca bener-bener.. kirain artikel gl-pro di jadiin trail aja… ternyata ada penambahan part gaibnya juga wakakkak :mrgreen:

    mangstab nih bengkelnya hahhaaha

    Suka

  10. si oom as varioputiih berkata:

    ramah lingkungan oom, wkwkwk
    bisa didaur ulang, wkwkwk

    Suka

  11. touringrider berkata:

    hehehe.. isoooo ae.

    Suka

  12. bejo berkata:

    ide gila

    Suka

  13. asmarantaka berkata:

    keren GLnya mas bro

    Suka

  14. […] waktu yang lalu, saya pernah bertemu dengan King dan GL-Pro yang telah di modif trail. Hari munggu kemarin kembali saya berjumpa dengan motor garuk tanah ini, […]

    Suka

  15. ipanase berkata:

    yang penting kencanggggggggggggggggggggggggggggggggggg

    Suka

  16. ondeondepecah@kaskus berkata:

    maaf masbro,bukannya saya sok tahu,tapi sepertinya basis trail cantik diatas adalah GL Pro Series aka black engine dgn kapasitas 145 cm3
    ciri yg saya perhatikan adalah :
    – tutup gigi timing atas yg bertuliskan CDI,yg di GL Pro Neotech 160 cm3 bentuknya agak kotak tanpa tulisan
    – setelan tensioner rantai keteng/kamrat ada di crankcase/sisi bawah,sedangkan GL Pro 160 aka Neotech setelan pindah di blok silinder
    – bentuk crankcase antara blok silinder dan rangka yg datar,klo GL Pro 160 agak cekung dan dkt lubang pernapasan mesin ada 2 baut utk pengikat dinamo starter (FYI semua GL berbasis neotech aka turunan Tiger mudah dipasang dinamo starter)

    mengenai manifold,itu teknologi mutakhir anak bangsa masbro…anti sobek dan anti panas…
    kalau gergajinya presisi,gak akan bocor koq…
    sebaiknya pakai kayu jati atau kayu kuat lainnya

    maaf klo kepanjangan ngomongnya,cuma mau berbagi info 😀

    keep brotherhood :thumbup

    Suka

Silahkan Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: