PR besar untuk kang_ulid… Smangat!!!


Hmmm…

Iseng-iseng memeriksa parkiran di sekolah. Waw!!! kang_ulid menemukan sesuatu yang menarik. Padahal, sebagai guru, kang_ulid telah berusaha untuk memberi wawasan tentang safety riding dan safety gear serta tentang UU No. 22 Tahun 2009 kepada peserta didik. Ya… walaupun tidak ada dalam silabus namun, kang_ulid mencoba menjejalkannya dalam setiap materi.

Mengapa kok kang_ulid memasukkan safety riding dan safety gear serta tentang UU No. 22 Tahun 2009 dalam setiap pembelajaran?? Karena eh karena… kang_ulid tidak ingin siswa-siswi SMKN 1 Suboh ada yang kecelakaan, ataupun kena tilang karena mereka tidak safety riding, tidak menggunakan safety gear walaupun hanya helm dan tidak tahu tentang UU No.22 Tahun 2009.

Namun, rupanya usaha kang_ulid belum menunjukkan hasil yang signifikan. Ini bisa di lihat dari gambar yang kang_ulid jepret di parkiran beberapa jam yang lalu.

jejeran motor tanpa spion...

dari sekian motor yang memakai spion hanya beberapa itupun hanya sebelah...

Miris melihatnya… Ini merupakan PR besar untuk kang_ulid agar siswa-siswi di tempat kang_ulid mengajar lebih peduli  terhadap keselamatannya.

Mungkin bagi beberapa orang, apa yang kang_ulid lakukan dianggap percuma, buang waktu saja atau bahkan dianggap kang_ulid kurang kerjaan. Tidak masalah!!! apapun kata orang, biarlah kang_ulid akan melakukan apa yang harus dilakukan karena KALAU BUKAN KITA SIAPA LAGI!!!

Woi siswa-siswa, Masak kalah dengan gurunya…

helmnya kegedean... heheehe

Iklan

31 Responses to PR besar untuk kang_ulid… Smangat!!!

  1. vanz21fashion berkata:

    salut.. 🙂

    sedikit ngasi pandangan aja si pa guru, coba kalo sekali2 berkunjung ato ktmu orang tua murid, diliat juga motor yg digunakan oleh si orang tua (kalo org tuanya naek motor juga). Biasanya kenapa mereka begitu karena dari orang tuanya begitu. Itu yg pertama, yg kedua karena pergaulan :p gaulnya sama yg begitu semua jadi ngikut.

    Cuma kalo faktor keluarga ga terjadi biasanya faktor nomor dua ga terlalu berpengaruh signifikan.

    Suka

    • kang_ulid berkata:

      apa ga’ terbalik kang… rata-rata anak seusia mereka faktor lingkunganlah yang dijadikan panutan… ortu mah no sekian…tapi patut dicoba… trims masukannya

      Suka

      • vanz21fashion berkata:

        :p ane si experience pribadi om :p pertama dikasi motor dikasi wejangan dari ortu dan pihak keluarga lain yg bikers jg (kayak paman dll) mengenai pentingnya spion, pentingnya helmet, pentingnya ini itu dll. Saat nyemplung ke pergaulan ga ngaruh mau dibilang kayak motor bapa2 pake spion, ga gaul karena ga gini dan ga gitu. :p

        Suka

  2. B M W ♣ berkata:

    Guru yang budiman

    Suka

  3. dalbo arema berkata:

    tetap semangat kang…
    aku dulu juga spt murid2 kang ulid, tapi setelah nonton moge2 di sentul, jd merasa ‘takut’ trus skrg syukur sudah lebih safety

    Suka

  4. Pak Bambang Nunggang Byson berkata:

    lobi kepsek buat peraturan, dari sedikit, misal pertama wajib pake spion, besuk sebulan spion harus 2 dst

    Suka

  5. Mr_Long'S berkata:

    Guru ny malah mirip Kamen Raider
    Tp kog bwa Rice Cooker :mrgreen:

    Suka

  6. Maskur berkata:

    Hajaaaarr..

    Suka

  7. Rudy Sou1 berkata:

    PRsegera di bereskan ya pak!!!klo perlu di adakan acara special bekerjasama dengan kepolisian.

    Suka

  8. Rendi berkata:

    mantap kang_guru. . . lanjot!

    Suka

  9. uungferi berkata:

    wowww,….mantabhhh kang

    Suka

  10. dnugros berkata:

    yah, namanya juga anak muda, kalo pake spion khan dibilang ndak gaul walopun kadang pas mbelok suka nylonong dan membahayakan pengendara dibelakangnya adalah keseharian yang lumrah

    Suka

    • kang_ulid berkata:

      justru itu kang… kita wajib memberitahu mereka bahwa apa yg mereka lakukan menyalahi aturan… kadang mereka seperti itu karena tidak ada yang mengingatkan sehingga dianggap suatu kewajaran oleh mereka…

      Suka

  11. TDF berkata:

    namanya juga ABG entar kalo dah ndlosor baru krasa (pengalaman diselamatkan helm)

    Suka

  12. mbr666 berkata:

    bukan cuma PR buat smpyan,ttpi jga buat saya. Dan bahkan PR buat smua…

    Suka

  13. karis berkata:

    waahhh…sama kang, PR besar juga nih di sekolah saya….
    btw, saya pernah liat motor Black lewat jalan tembus Paowan ke arah barat pagi2..apa itu sampeyan kang?
    http://karisnsz.wordpress.com/2011/09/27/suzuki-nex-next-leader-skutik/

    Suka

  14. Diposedicigp8 berkata:

    PR saya juga buat ngingetin penyemplak motor 2 silinder 250cc berfairing #nekpasfullgear :mrgreen:

    Suka

  15. shogun110tromol berkata:

    hemm….saya pas baru2nya nyemplak motor aja make spion gitu, itupun naik motor cuman beberapa ratus meter dari rumah (motor itu punya ortu sihh :mrgreen: ) ortu saya sejujurnya gak ngasih pendidikan safety yang benar……..spion sebelah, helm non SNI gak diklik pulak..motor tanpa lampu belakang dan sein 😦 maklum, Honda 70 om :mrgreen: udah beberapa kali dikasih tau masih ngeyell 😡

    klo saya sih, sdari punya sim, spion wajib sepasang (harus standar Suzuki), bodi motor non trondol 👿 ukuran ban standar…….

    safety gear? yahh…masih terbatas pada helm pulpes KYT, jaket, sarung tangan, spatu, dan celana panjang…buat knee protector de el el masih ngerasa belum perlu :mrgreen: mudah2an aman buat daily ride….

    Suka

Silahkan Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: