30 September Penuh Makna: Dibalik Semua Pembantaian Itu


Hmmm…..

Melanjut artikel yang kemarin.

Melihat ke dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G 30 S 1965)yang telah terjadi masih merupakan sebuah konteroversi. Peristiwa itu dinilai sebagai titik puncak dan sekaligus titik balik dalam sejarah Indonesia yang kelam sekaligus sebagai tonggak perubahan dari orde lama menjadi orde baru. Semula yang dinilai terlibat dan bersalah terhadap penculikan beberapa petinggi besar militer adalah PKI. Apalagi ditambah kekuatan penguasa yang berdiri setelah peristiwa tersebut, tentunya sejarah yang benar dan dianggap sesuai adalah ciptaan dan sesuai dengan keinginan penguasa pada masa itu. Namun semenjak jatuhnya orde baru, penulisan sejarah kembali dipertanyakan.

Pemikiran-pemikiran yang dahulu dinilai bertentangan dengan negara mulai
menumbuhkan minat berwacana. Keberadaan PKI dinilai tidak sebagai pelaku peristiwa G 30 S 1965 tersebut. Menurut beberapa penulisan hal itu merupakan hasil dari pemikiran Soeharto dan politik tentara. Sedangkan paling sedikit ada lima versi tentang dalang G 30 S 1965 dan peristiwa pembantaian yang terjadi sesudahnya. 1. PKI  2. konflik militer 3. Soekarno 4. Soeharto 5. unsur asing (Adam, 2004:27). Dari kelima kelompok dan orang tersebut penulis mencoba untuk memusatkan kepada militer karena bagaimanapun juga yang menculik para jenderal adalah pasukan cakrabirawa yaitu pasukan pengawal presiden. Suatu hal yang menarik bahwa pada saat itu di tubuh militer terbagi ke dalam dua kubu, walaupun disadari atau tidak, yaitu kubu pertama adalah orang-orang yang mempunyai latar belakang didikan belanda (KNIL) dan kubu kedua adalah orang-orang yang mempunyai latar belakang didikan Jepang (Peta, Heiho, dsb). Jenderal A.H Nasution berada di kubu pertama dan Jenderal A. Yani berada dikubu kedua. Berpijak dari sini penulis mencoba melakukan kritik ulang terhadap berbagai tulisan tentang peristiwa G 30 S 1965 terutama keterlibatan militer.

*Tulisan ini tidak bermaksud untuk menyudutkan salah satu pihak, penulis hanya memaparkan fakta sejarah yang ada

Iklan

3 Responses to 30 September Penuh Makna: Dibalik Semua Pembantaian Itu

  1. […] Kang_Ulid Blog Sedang Belajar Menulis…! « 30 September Penuh Makna: Dibalik Semua Pembantaian Itu […]

    Suka

  2. karis berkata:

    wuih…artikelnya senada semua euy…semangat banget kang bahas satu ini, ada apa gerangan?
    http://karisnsz.wordpress.com/2011/10/03/honda-dan-yamaha-saling-serang-yang-lain-mengintip/

    Suka

Silahkan Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: