[Seri Guru] Waspadalah! Stress Mengancam Profesi Guru


Hmm…

Guru adalah pengajar sekaligus pendidik. Dua hal ini tidak bisa dipisahkan satu dengan lainnya. Apalagi jika guru hanya menjadi seorang pengajar, efeknya akan sangat terasa. Misalnya, peserta didik akan pandai dari segi keilmuwan sementara sisi emosional terbengkalai.

Lihat saja sekarang, peserta didik banyak yang pandai namun kelakuannya bisa dikatakan menyimpang. Mulai dari masalah etika, menghargai orang lain hingga free sex yang merebak dikalangan peserta didik. Masalah-masalah seperti ini tidak bisa lepas dari peran dan fungsi guru sebagai pendidik dan pengajar.

1557446_794432273907711_1362496635_n

Guru dituntut untuk selalu tampil prima. Selalu tampil optimal. Selalu tampil sempurna selama 24 jam. Padahal Guru juga manusia loh. Namun, bagaimana lagi, itulah resiko sekaligus tanggung jawab profesi ini.

Dewasa ini, guru adalah profesi favorit. Lihat saja, perguruan tinggi yang memiliki jurusan pendidikan pasti peminatnya membludak. Kelas-kelas jauh bertebaran dimana-mana. Padahal profesi guru memiliki tingkat stres tinggi. Bayangkan saja, tiap hari, guru harus menghadapi berbagai karakter peserta didik. Misalnya saja, standard jam mengajar guru adalah 24 JP. Jika tiap pertemuan 2JP/kelas, maka dia harus mengajar di 12 kelas. Jika, dalam 1 kelas terdapat 30 siswa (kelas standard), maka dalam 1 minggu dia harus menghadapi 360 peserta didik. Dengan jumlah sebanyak ini, maka resiko untuk mengalami stress sangat tinggi.

Harusnya, tiap sekolah memiliki program refreshing terhadap guru. Atau tiap sekolah memiliki ruang refreshing khusus guru, ya semacam ruang istirahat lah.

Jika guru stres maka emosi tidak stabil. Jika emosi tidak stabil, maka dia akan berprilaku diluar kebiasaan. Misalnya mengajar tidak maksimal, memukul, mencubit, pacaran dengan siswa, selingkuh, dsb.

Kepada para guru di Indonesia, mari kita jaga tingkat ke-stabil-an emosi kita. Agar di kelas kita bisa maksimal mengajar & mendidik peserta didik kita.

Bagi calon guru, sadarailah dan pahamilah bahwa profesi guru tidak semudah yang dibayangkan. Tantangan besar menunggu di depan anda. Jika dokter salah diagnosis pasien bisa meninggal, maka jika guru salah mendidik maka akan lebih banyak korban yang diakibatkan nanti. Munculnya koruptor juga bagian dari salah didik loh.

Smangat!!!

Artikel Terkait:

Iklan

4 Responses to [Seri Guru] Waspadalah! Stress Mengancam Profesi Guru

  1. potretbikers berkata:

    Untung aku jadi tukang Photo saja,kang…xixiixxix #Hiburan terus 😀

    Suka

Silahkan Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: