[Puisi] Besi & Gelombang – Emha Ainun Nadjib


Hmm…

Sebuah puisi dari Cak Nun tentang bagaimana kita harus bersikap. Yup, bersikap dalam menyikapi kehidupan. Mulai dari menyikapi hubungan antar sesama manusia hingga menyikapi hubungan antar manusia dengan Sang Pecipta. Bahkan dalam puisi ini juga disebutkan tujuan dari kehidupan ini.

Berikut ini adalah puisi Besi & Gelombang yang dibawakan olek can Nun:

Besi & Gelombang
Duh, aduh, kena sampeyan
Semua sekarang jadi susah
Sampeyan sih kenceng melulu
Tegang, nabrak-nabrak
Membentur-benturkan kepala
Duh aduh, semua jadi berantakan
Sampeyan berlaku sebagai besi
Jadi gampang dipatahkan
Sampeyan batu sih, jadi gampang dipecah
Mestinya sampeyan lentur, pegas
Mesipun tetap bisa dibakar
Atau menjelmalah air
Air tak bisa dilukai
Air tak bisa ditusuk
Air menghibur api, ia menguap
Tetapi kemudian cair kembali
Tapi kalau kemudian air dibendung
Cobalah menjelma udara
Kalau udara disedot
Maka jadilah gelombang
Dan kalau gelombang disadap
Maka jadilah ruh
Ruh ke sana ke mari menjadi cahaya
Cahaya menelusuri ke mana saja
Untuk mengubah kegelapan
Sampeyan kadang-kadang  sudah benar
Tapi belum baik
Di saat lain, sampeyan sebenarnya sudah baik
Tapi belum benar
Terimakasih buat cak Mukidi yang telah menuliskan puisi ini di status fb, hehehe…
Artikel Terkait:
Iklan

3 Responses to [Puisi] Besi & Gelombang – Emha Ainun Nadjib

  1. ipanase berkata:

    kurang suka pusisi

    Suka

Silahkan Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: