Ditilang Polisi, Telitilah Pasal yang Menjerat Anda: Awas Penipuan!


Hmm…

Beberapa waktu lalu, saya kebetulan terlibat diskusi dengan teman-teman dari kejaksaan. Topik utamanya adalah tilang. Beberapa hari kemudian, di grup whatsapp Jatimotoblog juga membahas tentang tilang. Kebetulan yang mengasikkan.

Dari dua obrolan tersebut, ada hal-hal yang perlu digaris bawahi:

  1. Rata-rata penyebab terjadinya suap adalah dari diri kita sendiri. Karena kemalasan pelanggar untuk datang ke pengadilan, akhirnya terjadilah suap (artikel lengkap pernah saya bahas di SINI).
  2. Seringkali Polisi berbuat curang dengan menuliskan Pasal pelanggaran tidak sesuai dengan pasal pelanggaran sebenarnya.

Nah, dari 2 hal di atas yang menarik adalah poin 2. Misalnya polisi memberhentikan kendaraan, ternyata pajak kendaraan tersebut mati. Polisi akan menganggap ini pelanggaran dan biasanya ditilang. Namun, sebenarnya aturan tentang telat membayar pajak tidak ada di UU No. 22 tahun 2009 loh, cmiiw. Dan biasanya disurat tilang akang ditulis telah MELANGGAR PASAL 288 (1). Padahal pasal ini tidak satu katapun menyebutkan tentang pajak.

Berikut isi lengkap dari pasal 288 ayat 1:

Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (5) huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).

Dan isi dari Pasal 106 ayat 5 adalah:

Pada saat diadakan pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor wajib menunjukkan:
a. Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor;
b. Surat Izin Mengemudi;
c. bukti lulus uji berkala; dan/atau
d. tanda bukti lain yang sah.

Dan menurut keterangan teman di kejaksaan. Pelanggar dikenai pasal 288 (1) maka bisa diartikan motor yang dia bawa adalah MOTOR CURIAN. Dan, ini merupakan jenis pelanggaran dengan denda terberat. Kendaraan kita dianggap tidak memiliki STNK padahal STNK kita tunjukkan hanya pajaknya saja yang ‘mati’.

Oleh karena itu, jika ditilang, telitilah pasal yang menjerat kita. Okay!

 

Sebaiknya Baca Juga INI:

Iklan

3 Responses to Ditilang Polisi, Telitilah Pasal yang Menjerat Anda: Awas Penipuan!

Silahkan Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: