Ayo Ke TPS: Memilih atau Tidak Memilih Lain Urusan, yang Penting ke TPS


Hmm…
Besok, 09 April 2014, adalah saat penentuan nasib bangsa ini. Ceile, kalimatnya ketinggian nih, hehhe. Yang jelas, besok adalah hari Pemilihan Legislatif. Ada empat kertas suara yang akan kita terima di TPS (kecuali DKI Jakarta hanya 3).

image

Dan seperti pemilu sebelumnya, malam menjelang hari H, terasa panas. Walaupun jalanan tampak sepi namun sangat kental terasa bahwa ada aktivitas-aktivitas di kegelapan. Tim-tim pemenangan mulai berbareng bergerak. Mereka memanfaatkan ke-apatis-an masyarakat yaitu dengan memberikan sejumlah uang.

Informasi yang saya terima menyatakan bahwa sejak bebebrapa hari yang lalu uang pecahan Rp 20ribuan tidak tersedia di bank-bank Situbondo. Info terbaru, ada kabar menyatakan bahwa malam ini di salah satu dapil di ujung barat Situbondo, uang senilai Rp 510jta siap diedarkan. Mantabbb!
Selain itu, sejak masa kampanye dimulai tiba-tiba muncul pengamat politik dadakan. Mereka berlomba-lomba mengkritisi dan mengecam hampir semua caleg dari semua partai. Muaranya adalah ajakan untuk tidak memilih. Atau lebih dikenal dengan istilah golput
Apa sih golput? Kapan istilah golput muncul? Siapa pencetusnya? Apa tujuan golput?
Saya kira pertanyaan-pertanyaan itu wajib dijawab oleh para pengajak untuk golput. Jangan-jangan mereka tidak bisa menjawabnya. Jangan-jangan sebenarnya mereka hanya MALAS untuk datang ke TPS hingga akhirnya mencari-cari pembenaran dengan mengkritisi dan mengecam pemilu. Ayolah, jujur saja. Kalo memang malas ya bilang aja malas, ga usah deh sok mengecam caleg n partai yang ada. Atau jangan-jangan, anda mengajak golput karena akan pergi ke luar kota untuk liburan. Sudah diberi libur agar ke TPS, malah ga ke TPS. Ga’ konsisten tuh namanya. Hidangannya dimakan, tapi disuruh bayar ga mau. Hadewww… cemen banget!
Saya akan sangat mengapresiasi jika golput diarahkan dengan menggunakan hak suara, datang ke TPS dan mencoblos semua partai, hingga tidak sah. Dengan begini maka kemungkinan suara kita ditelikung akan menjadi kecil. Beda halnya dengan golput tapi tidak datang ke TPS. Maka bisa jadi, suara kita ditelikung.
Walaupun dengan ini, bukan berarti saya menganjurkan anda untuk golput loh.
Ayo ke TPS!
Yup, inti tulisan ini adalah AYO KE TPS. Setidaknya hargailah orang-orang yang telah mengundang.
AYO KE TPS!.

Sebaiknya Baca Juga INI:
[Display-posts tag=indonesia]

Posted from WordPress for Android

Iklan

6 Responses to Ayo Ke TPS: Memilih atau Tidak Memilih Lain Urusan, yang Penting ke TPS

  1. nbsusanto berkata:

    huehehehe..apapun itu memang sebaiknya ke tps dan surat suaranya digunakan..perkara digunakan untuk apa memang monggo saja bagi yang punya hak pilih agar nggak disalahgunakan.. 🙂

    http://dolanotomotif.com/2014/04/08/ada-yang-nyleneh-di-alat-pemilu-2014-trus-aku-kudu-piye/

    Suka

  2. adhyg13 berkata:

    golput gak golput itu suatu pilihan, tapi lebih tetep dateng ke TPS dan gunakan hak pilih walau dipilih semua, 😀

    http://l2super.wordpress.com/2014/04/08/anda-menganggap-diri-anda-zebra-cross-ya/

    Suka

Silahkan Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: