Kelahiran Pancasila, Garuda dan Bangga Indonesia


Berat berat sakit berat, garuda berat berat sakit berat
Garudaku limbung kena penyakit yang ganas
Ngga bisa terbang tinggi hampir habis tenaganya
Exim panu kadas kurap, garuda exim panu kadas kurap
Garudaku bingung kena serangan yang parah
Bulunya pada rontok, hilang gambar di dadanya
Mana lagi patriotmu yang dulu rela berkorban
Mana lagi pendukungmu yang berseru ayo maju
Apakah kau masih murni, perkasa seperti dulu
Apa kau kan sehat lagi, jangan sampai kau mati
(Dipopulerkan oleh BIP, dengan judul Garuda Pancaroba)

Hmm…
Sebuah lagu yang menggambarkan kondisi bangsa ini. Menyadur dari istilah cak Nun ‘burung garuda saat ini berubah jadi burung emprit’. Pelemahan-pelemahan terus terjadi, baik dari dalam maupun dari luar.

Bukannya ge-er, tapi coba lihat Indonesia dari segi geografis. Daerahnya masih strategis, sebagai penghubung Asia dengan Australia. Coba lihat dari segi kebudayaan, sangat beragam dan mempunya cita rasa tinggi. Contoh kecil, jika kita ke warung-warung model Amerika (semisal KFC), yang akan kita temui hanya saus tomat. Saya kira diseluruh dunia pun sama. Coba pergi ke warung khas Indonesia, kita kan jumpai berbagai model sambal, semisal sambal terasi, sambal bajak, sambal goreng, dll.
Coba lihat dari sisi bisnis, produk apapun yang masuk ke Indonesia, hanya dengan sedikit usaha bisa laku keras. Coba lihat dari sisi sumber daya alam, wah melimpah ruah tuh.
Dari sini dapat disimpulkan bahwa kita memiliki potensi yang sangat luar biasa. Namun, seperti lirik lagu di atas, kita sedang kena exim, panu, kadas dan kurap. Hingga ke-elokan ibu pertiwi tak lagi nampak.
Sudah saatnya kita bangkit. Hari ini bisa sijadikan momen yang pas untuk bangkit dan bergerak. Momentum kelahiran Pancasila, bisa dijadikan titik tolak agar sang garuda tidak lagi merasa burung emprit.
Caranya bagaimana?
Bisa dimulai dengan menanamkan rasa bangga terhadap Indonesia. Ga susah kok. Hanya butuh kebesaran jiwa untuk itu. Mencela bangsa ini sah-sah saja, asalkan mencela yang membangun. Dan kalo bisa mencela + solusi.
Gimana, mudah bukan?!
Mari katakan ‘SAYA BANGGA TERHDAP INDONESIA!’.

Baca Juga:

Iklan

5 Responses to Kelahiran Pancasila, Garuda dan Bangga Indonesia

  1. Rideralam berkata:

    Garuda sedang patah sayapnya gara2 pemimpin2nya

    Suka

  2. prasetyo676 berkata:

    Semoga Garuda bisa terbang tinggi lagi di angkasa..

    Nitip mas, Komparasi Data Uji Performa Honda Old CBR 250R VS New CBR 250R – Power dan Top Speed Meningkat, 26.17 hp on Wheel Versi Dyno…
    http://prasetyo676.wordpress.com/2014/06/01/komparasi-data-uji-performa-honda-old-cbr-250r-vs-new-cbr-250r-power-dan-top-speed-meningkat-26-17-hp-on-wheel-versi-dynomite/

    Suka

Silahkan Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: