Tucuxi, riwayatmu kini…


Hmm…

Beberapa waktu lalu, Dahlan Iskan (DIs) membuat gebrakan dengan mencetuskan pembuatan mobil listrik. DIs begitu ngotot untuk mewujudkan mobil listrik. Bahkan dia rela menggunakan uang pribadi.

Singkat cerita, terwujudlah satu mobil listrik yang diberi nama Tucuxi. Mobil ini sporty abis.

Tucuxi emang keren ya...(sumber: solopos.com)

Hari ini, selasa (08/1), Dahlan Iskan sebagai pemilik motor listrik bernama Tucuxi mengadakan konferensi pers. ini diadakan terkait lakalantas yang menimpa beliau ketika melakukan uji coba Tucuxi di daerah Magetan.

Nah, saat ini bangkai Tucuxi bisa kita lihat di Museum Angkut yang berada di Batu, Jawa Timur. Mungkin memang, Tucuxi lebih berguna ketika dalam kondisi rusak seperti saat ini. Semua orang bisa melihat dan mengagumi mobil listrik karya anak bangsa Indonesia.

Berikut penampakannya:

IMG_2446

IMG_2447

IMG_2448

IMG_2449

Saya membayangkan jika mobil listrik ini dalam kondisi baik, pasti lebih elok lagi. Lawong kondisi rusak saja sudah membuatku takjub. Keberadaan Tucuxi di Museum Angkut ini, bisa menjadi monumen atau pengingat bahwa kita pernah membuat mobil listrik keren. Bahwa kita mampu untuk membuat mobil listrik.

Semoga kedepannya, Indonesia menjadi sentra produksi mobil listrik dunia. Amin!

 

Iklan

11 Responses to Tucuxi, riwayatmu kini…

  1. Aa Ikhwan berkata:

    nasib2

    Suka

  2. Mase berkata:

    Siap2 beli power bank kalo naik ini

    Suka

  3. ardiantoyugo berkata:

    Menurutku kok mendingan bikin alat transportasi umum listrik dari pada kendaraan pribadi listrik…
    http://wp.me/p1eQhG-HT

    Suka

  4. andhi_125 berkata:

    sayang..padahal emang bagus

    Suka

Silahkan Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: