Hadirilah Aksi Seribu Lilin untuk Darurat Cagar Budaya Situbondo


Hmm…
Belum banyak yang meneliti tentang sejarah Situbondo. Padahal di Situbondo terbilang memiliki situs-situs lengkap dari berbagai era. Mulai dari peninggalan praaksara, era kerajaan hindu-budha, era kerajaan Islam, era kolonialisme, era pergerakan hingga era kontemporer semuanya ada di Situbondo. Namun saat ini kondisinya sangat mengenaskan. Semisal situs praaksara di Sumbermalang yaitu situs beto andhe. Saat ini di sekitar situs ini sedang digali untuk pembuatan batu pondasi oleh penduduk sekitar. Dan ini sangat mengancam keberadaan situs punden berundak ini. Namun sampai saat ini belum ada tindakan dari pemerintah.

pembuatan batu pondasi di dekat situs beto andhe


Nah, sehubungan dengan hal tersebut, Kami mengundang Bapak/Ibu, teman-teman semuanya untuk menghadiri Seribu Lilin untuk Darurat Cagar budaya Situbondo. Sebagai bentuk keprihatinan kami Aliansi Cagar BudayaSitubondo (MPPM) Timur dan LSM Wirabhumi atas rusaknya situs-situs di bhumi Wirabhumi. Aksi ini kami lakukan Dengan menyalakan 1000 lilin di titik 1000KM Anyer-Panarukan.
Pada hari kamis, 20 Nopember 2014 pukul 19.00-21.00 WIB.
Adapun acara akan diisi dengan aksi Teatrikal, orasi, baca puisi, monolog.
Info lengkap, kontak panitia : Kakang Agus Sodu 082331581977NB:- -Relawan dan peserta dimohon membawa 2 lilin dan 4 gelas air mineral yg kosong.

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: