Jakarta, macet dan pelarangan R2


Hmm…
Jakarta adalah kota metropolitan. Salah satu resiko dari predikat tersebut adalah macet. Bagaimana tidak, sebagai kota metropolitan, Jakarta menjadi kota tujuan pendatang. Alasannya tentu untuk mencari kerja. Nah,nketika sudah mendapat kerja, rata-rata mereka membeli kendaraan pribadi. Alasannya mulai kebutuhan mobilitas tinggi hingga sebagai penanda kesuksesan merantau. Oleh karena itu macet tak ter-elakkan.

image

Berbagai cara diupayakan oleh pemerintah terkait. Mulia dari menambah ruas jalan, pengaturan arus lalin, penambahan moda transportasi umum hingga yang terbaru adalah pelarangan R2 di beberapa jalan. Apakah ini menyelesaikan masalah? Ternyata sampai saat ini belum ada hasil. Macet masih terjadi.

image

Secara guyon seorang teman berkata, dengan pelarangan R2, setidaknya macet di jalan itu jadi lebih rapi, hehehehe.

Baca juga:

contact me:
email : ahmad.maulidi@gmail.com
twitter : @kang_ulid
fb : https://www.facebook.com/ahmad.maulidi.xcders.dbmc

Iklan

2 Responses to Jakarta, macet dan pelarangan R2

  1. luaydpk berkata:

    sekitar 80% uang mengalir di jakarta, sebab sentralistik, dengan begitu aka orang dari seluruh penjuru indonesia menyerbu jakarta, dan ketimpangan pusat-daerah adalah kegagalan penguasa memahami apa itu nusantara…

    Suka

Silahkan Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: