Mengunjungi ‘Gua”, lanjut buat Mesin: Tantangannya mendebarkan


Hmm…

Pengalaman baru senantiasa bertambah tiap hari. Para pemateri di Monash University senantiasa, dengan terbuka, berbagi ilmu mereka.

Hari ini, kegiatan kami berada di New Horizon Building. Kegiatan pertama kami adalah mengunjungi Monash CAVE 2. Awalnya kami bertanya-tanya, apakah itu? Apakah kami akan diajak menelusuri Goa (Cave=Goa)? Memangnya di Monash ada gua? Jangan-jangan gua buatan? atau itu banker bawah tanah? kemudian kita dilepas di sana dan disuruh cari jalan keluar sendiri. Makin menarik. Kami bertanya pada pembimbing, mereka hanya tersenyum. Wah, makin penasaran nih.

Setelah dibagi kelompok, kami dipandu untuk menuju Monash Cave 2. Menuruni anak tangga, masuk pintu kaca. Tampak ada 2 orang sedang sibuk dengan aktifitas masing-masing. Di tengah ruangan, terdapat layar berbentuk melingkar (hampir penuh, hanya terpotong untuk pintu masuk). Sebelum masuk ke lingkaran layar tersebut, kami diminta untuk menggunakan kacamata hitam. Begitu kami masuk, layar dihidupkan, WOW amazing. Ternyata itu adalah ruangan 3D (eh apa 4D ya, hmm…).

Pemandu kami menjelaskan, bahwa fasilitas ini dibuat untuk bidang medis, tepatnya sebagai mikroskop. Ruangan ini, menggunakan super komputer untuk mengelola data-data yang masuk. Tadi sempat disebutkan angka Au$ 700.000 hanya untuk layarnya saja, belum termasuk super komputer, dan fasilitas lainnya. WOW WOW WOW. Kami sangat menikmati kunjungan ini. Dan sebagai bocoran, untuk berkunjung sekitar 20 menit, panitia membayar Au$360. Dan itu mahal, hehehe.

Kegiatan kedua adalah Rube Goldburgh Engineering.

Kegiatan ini dipandu oleh Mr. David Firgaira. Dia adalah seorang Engineer yang juga pengajar di sana. Orangnya masih muda.

Kami (tiap kelompok) ditantang untuk membuat Goldburgh Machine. Misinya adalah menyelamatkan korban yang semula berada dibawah meja, harus diangkat ke atas meja. Modelnya terserah. Mesin tersebut dibuat dari bahan-bahan yang telah disediakan.

Di atas meja sudah tersedia amplop. Masing-masing anggota kelompok mengambil 1 amplop. Isinya adalah peran kita. Kebetulan saya menjadi PM alias pemimpin proyek ini dan ditandai dengan memakai safety helmet.

Singkat cerita, kami berusaha untuk mencari informasi, merancang dan membangun Goldburgh Machine. Konsep dasar mesin yang kami rancang adalah korban diselamatkan dengan lembut dan tanpa menambah cidera yang ada.

Setelah berulang kali gagal. Akhirnya sampai pada model yang mendekati sempurna.

Waktu habis.

Saatnya presentasi.

Dan kami sukses pada percobaan pertama.

Sungguh kebanggaan tersindiri, kami yang tidak punya basic insinyur bisa menyelesaikan tantangan membuat Goldburgh Machine.

 

*Clayton North, Vic

**15 Maret 2019

Iklan

Silahkan Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: