Senja itu begitu menawan: part 1


Senja itu begitu menawan.

Kegiatan hari itu berakhir pukul 14.00. Pas. Tidak kurang, tidak lebih. Sauasana masih meriah. Kampus Clayton, Monash University masih meriah. Lalu lalang mahasiswa penuh gairah. Penuh semangat.

Saya belum (mau) pulang.

Jemputan menuju apartemen belum tiba. Seperti biasa, kami dibagi menjadi 3 kloter. Dan seperti biasa, saya selalu berada di kloter terakhir. Hampir tiap hari.

Hari itu, saya ingin jalan kaki menuju apartement. Jarak kampus ke apartement tidaklah jauh, hanya 1,9km. Hanya ditempuh sekitar 19 menit (menurut gmaps). Ternyata tidak hanya saya yang ingin jalan kaki. Penghuni Kamar 310, sepakat untuk jalan kaki. Ya sudah, malah seru.

Tak lupa kami mampir ke toko buku Monash University. Siapa tau ada barang yang ingin kami beli. Setelah puas, kami beranjak pulang.

Keluar dari toko buku, kami bertemu dengan mas naziel (pemateri kami pasa kegiatan internal), mas hakim (pemuda hebat, pendamping kami), dan beberapa mahasiswa lainnya (yang kebetulan kami bertemu ketika kamar 310 ikut pengajian gus nadir). Ikut nimbrung. Ngobrol-ngobrol. Sambil menikmati suasana kampus.

Sekitar pukul 17.00 kami beranjak pulang menuju apartemen.

Skip skip skip…

Loh kok malah cerita yg ini? Padahal awalnya saya ingin bercerita tentang keindahan senja di Quest Notting Hill loh. Ya sudahlah, next time aja, Hehhee….

Maaf.

Iklan

One Response to Senja itu begitu menawan: part 1

  1. […] terasa, waktu menunjukkan sekitar pukul 17.00 (waktu Melbourne). Kami pun beranjak pulang menuju […]

    Suka

Silahkan Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: