Soal HOTS atau Pembelajaran HOTS, dimulai dari mana?


Sekitar 2 tahun terakhir, jagad pendidikan Indonesia dihebohkan oleh sesuatu nernama Higher Order Thinkings Skills atau biasa disebut HOTS. Berbasis pada taksonomi Bloom (yang kemudian diperbaharui poleh Anderson). Tingkat berpikir dibagi ke dalam 6 tingkatan. Mulai dari Remembering, Understand, apply, Analyse, evaluate dan create (untuk mudah dikenal dengan sebutan C1, C2, C3, C4, C5, C6). Nah, HOTS berada di ranah C4, C5 dan C6 (walaupun sekarang saya sadar bahwa HOTS juga dipengaruhi oleh levels of knowledge, suatu saat saya bahas juga, hehhe).

Pada awal kehebohan, HOTS tersebut berupa soal. Guru-guru langsung heboh (termasuk saya sih, hehehe). Apa itu soal HOTS? Seperti apa bentuknya? Bagaimana cara membuatnya? Mampukah siswa saya mengerjakan soal HOTS? Dan berbagai pertanyaan lainnya.

Mengatasi kehebohan ini, pemerintah mengeluarkan modul panduan penulisan soal HOTS. Kemudian pelatihan-pelatihan pembuatan soal HOTS juga mulai menjamur. Pelatihan yang dibuat pemerintah, pelatihan yang dibuat MGMP, bahkan pelatihan (berbayar) mandiri, datang silih berganti.

Hasilnya bagaimana? Sebagian sudah memggunakan soal HOTS, sebagian lainnya masih meneruskan yang lama (biasanya berjenis LOTS), dan sebagian lainnya terpaksa memakai soal HOTS.

Bagaimana dengan siswa?

Nah, disinilah letak permasalahannya. Terjadi missing link. Banyak siswa yang belum siap untuk mengerjakan soal bergenre HOTS. Bagaimana tidak, dalam pembelajaran sehari-hari masih lebih banyak menggunakan metode pembelajaran LOTS, kemudian tiba-tiba disuruh mengerjakan soal HOTS. Ada semacam kekagetan dalam diri siswa (bahkan juga guru). Mungkin juga kekagetan ini masuk dalam kategori culture shock. Ibaratnya seseorang terbiasa gosok gigi pakai tangan kanan, tiba-tiba dipaksa untuk pakai tangan kiri. Pasti ada penolakan diotak. Namun, jika dibiasakan pasti penolakan tersebut akan hilang dengan sendirinya. Nah, ini juga terjadi dalam polemik HOTS.

Saya sendiri belum begitu paham mengapa yang didahulukan pemerintah adalah Soal HOTS dan bukan pembelajaran HOTS? Manakah yeng lebih baik soal duluan atau praktik pembelajaran HOTS?

Entahlah.

Iklan

One Response to Soal HOTS atau Pembelajaran HOTS, dimulai dari mana?

  1. ulidblog.com berkata:

    […] hal menarik yang baru saya ketahui ketika mengijuti short course di Monash University yaitu Anderson adalah murid dari Bloom. Ampun dah, saya benar-benar kuper. Masak, hal se-mendasar […]

    Suka

Silahkan Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: