Mau KD itu apa?!


Lanjutan postingan sebelumnya.

Setelah melakukan analisis KD. Kita tau apa yg diinginkan oleh KD tsb. Maka langkah selanjutnya adalah membuat skenario pembelajaran.

Kondisi kelas, mapelnya jam berapa, mapelnya setelah mapel apa, jurusan teknik atau non teknik (jika SMK), dsb, adalah hal-hal yg perlu dipertimbangkan dalam membuat skenario pembelajaran. Guru lah yg paling paham. Tidak bisa dipaksakan. Skenario A berhasil d sekolah X. Tapi blm tentu di sekolah Y juga akan berhasil.
Secara umum metode pembelajaran (mohon diralat jika salah) ada discovery learning, project based learning, problem based learning dan satu lagi yg sering digunakan adl inkuiri. Masing2 memiliki sintaks atau langkah pembelajaran. Kita bisa ambil salah satunya kemudian bisa kita modif pada teknik pembelajarannya. Disesuaikan dg kondisi kelas.

Sintaksis Model Pembelajaran

  1. Discovery Learning
  • Stimulation (stimulus/pemberian rangsangan)
  • Problem statemen (pernyataan/identifikasi masalah)
  • Data collection (pengumpulan data)
  • Data processing (pengolahan data)
  • Verification (pembuktian)
  • Generalization (menarik kesimpulan/generalisasi)
  1. Problem Based Learning
  • Orientasi peserta didik pada masalah
  • Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar
  • Membimbing penyelidikan individu dan kelompok
  • Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
  • Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
  1. Project Based Learning
  • Penentuan pertanyaan mendasar atau esensial
  • Mendesain perencanaan proyek
  • Menyusun jadwal
  • Memonitor kemajuan proyek
  • Menguji proses dan hasil belajar
  • Mengevaluasi pengalaman melaksanakan kegiatan atau proyek


Saya sendiri biasanya menggunakan strategi pembelajaran HOTS yg dikembangkan oleh Prof. Gillian Kidman, dkk. Di sana ada 12 strategy yg dibagi jadi 3 tahapan. Jadi masing2 ada 4 strategi untuk tiap tahapan. Tentu saja, saya sesuaikan dengan kondisi di kelas. Dan karena mengajar sejarah, maka saya masukkan unsur2 Historical thinking skills di dalamnya. Bagaimana siswa mengolah Evidence, memetakan continuity n change, menganalisis keterkaitan antar peristiwa (kausalitas), dsb. Untuk mapel lain bisa menggunakan pembelajaran HOTS dan atau STEM/STEAM.
Bagaimana, mudah bukan?

modifikasi dari strategi pembelajaran compare & contrast

*pada gambar, merupakan skenario modifikasi yg telah saya gunakan.

Silahkan Komen

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: